7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (6)

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua

Berita Bola

Bolabesar.com – Di ajang sepak bola dunia, adanya figure wonderkid tetap mencuri perhatian. Pemain yang membuktikan bakat bersinar pada umur yang masih tetap belia pun kerapkali jadi rebutan tim-tim besar dunia.

Sosok-sosok yang telah bercahaya pada umur muda sangat banyak misalnya. Sebutlah saja Cristiano Ronaldo, Michael Owen, Erling Braut Haaland, sampai Jadon Sancho.

Mereka terus jadi percakapan sebab berkelanjutan menyuguhkan perform tepat sejak mulai muda, sampai menua. Cristiano Ronaldo jadi contoh pemain yang telah moncer sejak mulai muda serta masih hebat walau sekarang udah berumur lebih dari 30 tahun.

Akan tetapi, ada juga pemain yang makan waktu lama buat raih pucuk profesinya. Kerapkali, pemain itu baru bercahaya sehabis berumur 30 tahun, yang dipandang telah jadi senjakala untuk pesepak bola.

Beberapa pemain itu mengagetkan publik sepak bola dunia sebab sukses raih pucuk perform sewaktu tenaganya telah menyusut sebab tergerus umur.

Berikut di bawah ini 7 pesepak bola top yang dipandang terlambat bercahaya, seperti diberitakan Sportkeeda.

7. Atonio Di Natale

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (5)

Pemain Italia ini menyuguhkan perform terbaik sewaktu usianya tidak lagi muda. Antonio Di Natale masih jadi satu pada top skor Serie A selama riwayat, dengan catatan 209 gol.

Catatan gol Di Natale mengalahkan pemain bintang seperti Roberto Baggio, Gabriel Batistuta, serta Alessandro Del Piero. Catatan gol terbanyaknya, 29 gol, dibuat pada musim 2009-2010. Waktu itu usianya telah 32 tahun.

Masuknya Dinatele dalam 7 pesepak bola top yang berinar di usia Tua. Awal-awal profesi Di Natale dihabiskan dalam waktu pinjaman di tim-tim level bawah Italia, dari club aslinya Empoli. Waktu bisa tembus team pokok Empoli, Di Natale telah berumur 23 tahun.

Di Natale geser ke club Serie A, Udinese, pada musim panas 2004. Waktu itu usianya 27 tahun, yang umumnya jadi umur pucuk olahragawan. Akan tetapi, Di Natale cuma melepaskan 11 gol dalam 41 performa pada musim 2004-2005. Antonio Di Natale baru serius menjelma jadi penyerang ganas pada sewaktu hampir masuk umur 30 tahun.

Serta, dia masih bisa menjaga ketajamannya pada umur 35 tahun. Pada musim 2012-2013, ia mendonasikan 23 gol di liga. 2 tahun berlalu, waktu usianya 37 tahun Di Natale masih bisa melesakkan 14 gol.

6. Rickie Lambert

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (4)

Profesi Rickie Lambert hampir raih pucuk pada musim panas 2014. Pada musim panas itu ia geser dari Southampton ke Liverpool dengan bandrol 4 juta pounds. Lambert sempat merumput di Liverpool waktu remaja, akan tetapi ia lantas dilepaskan. Pada musim panas itu, ia pun masuk jadi sisi scuad Inggris di Piala Dunia.

Hebatnya waktu itu Lambert telah tidak muda lagi. Usianya telah raih 32 tahun.

Sebelum raih titik itu, Lambert meniti jalan berliku-liku ke arah pucuk. Sehabis dilepaskan Liverpool waktu remaja, ia jadi pemain profesional pada umur 16 tahun di Blackpool. Profesi Lambert lantas berpindah-pindah dari team medioker ke team kecil yang lain, seperti Macclesfield Town, Stockport County, Rochdale, serta Bristol Rovers.

Baru pada musim panas 2009, sehabis cetak 29 gol buat Bristol di League One, ia digaet Southampton. Waktu itu, The Saint masih beraksi di League One pun. Namun, Lambert dengan bersinar mengantarkan Southampton melesat.

Dia cetak 117 gol dalam 235 performa bersama-sama The Saint. Catatan itu mengantarnya memperoleh panggilan dari Tim nasional Inggris pada umur 31 tahun. Seterusnya ia pun digaet lagi oleh Liverpool.

Profesi Lambert di Liverpool relatif cepat serta tidak demikian memesona. Akan tetapi, pencapaianya dalam akhir profesinya pantas memperoleh animo.

5. Miroslav Klose

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (3)

Pria asal Jerman, Miroslav Klose, masih menggenggam rekor untuk pemain yang cetak gol paling banyak di Piala Dunia. Timbulnya nama Klose di pucuk daftar itu dapat disebut mengagetkan.

Yang lebih mengagetkan, dia baru mendapat kiprah bersama-sama Tim nasional Jerman pada umur 24 tahun. Anehnya lagi, Klose cetak gol paling akhir buat Jerman waktu berumur 36 tahun pada Piala Dunia 2014.

Profesi profesional Klose diawali di Kaiserslauten pada 1998, waktu berumur 20 tahun. Ia lebih tua dibanding beberapa rising star yang lain. Saat lima tahun seterusnya ia jadi sumber gol untuk club-nya. Klose keseluruhan mengumpulkan 44 gol buat Kaiserlauten sebelum pindah ke Wender Bremen.

Disana profesinya semakin berubah. Pada musim 2005-2006, dia mencatat 31 gol pada umur 31 tahun. Namun, sewaktu raih umur 29 tahun, ia mengukir lompatan paling tinggi dalam profesinya, waktu geser ke Bayern Munchen.

Klose habiskan profesi saat empat musim di Bayern Munchen, dan memenangkan dua gelar Bundesliga. Serta Klose menjadi  kandidat 7 pesepak bola top di dunia yang berinar di usia Tua.

Meskipun raih umur 33 tahun dalam akhir musim 2010-2011, ia belum menyelesaikan profesinya, malahan geser dari Bayern ke Lazio. Klose masih jadi sumber gol di Lazio sampai pensiun pada umur 38 tahun pada 2016. Prestasi gemilangnya terhitung mengangkut trophy Piala Dunia pada 2014.

4. Josip Ilicic

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (2)

Gelandang serang asal Sloveia, Josip Ilicic, adalah satu pada cerita sukses pada musim 2019-2020. Jadi jagoan club Serie A, Atalanta, Ilicic jadi sisi team yang membuat surprise di Liga Champions. Dia menggulirkan 21 gol dalam 29 performa pada musim ini, yang adalah koleksi gol terunggul selama profesinya.

Surprise terbesarnya, sang pemain beranjak umur 32 tahun pada Januari 2020. Meskipun sebenarnya Ilicic telah beraksi sejak mulai di Serie A sejak mulai umur 22 tahun bersama-sama Palermo. Sehabis tiga musim di Palermo, ia geser ke Fiorentina serta bertahan disana saat empat tahun. Meskipun begitu, Ilicic tidak serius bercahaya sampai waktu terakhir ini. Awalnya, prestasi terbaik merupakan mendonasikan 13 gol di liga pada musim 2015-2016.

Bila menyaksikan penampilannya waktu terakhir ini, Ilicic diperhitungkan akan meneruskan kebintangannya di Atalanta meskipun usianya telah tidak lagi muda.

3. Danny Blind

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (1)

Bek tengah, Danny Blind, merengkuh kemajuan di club bersama-sama Sparta Rotterdam serta Ajax. Akan tetapi, kemajuan itu hadir cukup terlambat, sewaktu usianya telah lebih dari 30 tahun.

Blind mengawali kiprah pertandingan profesional pada masa 1970, akan tetapi kebanyakan titelnya diperoleh pada masa 1990-an.

Ia baru mendapatkan permainan terbaik waktu diarsiteki Louis Van Gaal di Ajax. Waktu itu, Blind didapuk untuk kapten. Tangan dingin Van Gaal sukses mengganti Ajax jadi kebolehan menakutkan di Eropa pada pertengahan masa 1990-an.

Selama periode 1990-an, dia memenangkan empat gelar Eredivisie, yang paling akhir diperoleh pada musim 1997-1998, waktu usianya 36 tahun. Serta, dia mengangkut trophy Liga Champions pada musim 1994-1995 sewaktu berumur 34 tahun.

2. Luca Toni

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua

Pemain Italia kadangkala baru raih pucuk perform pada fase-fase akhir profesinya. Luca Toni adalah satu salah satunya.

Sang penyerang banyak bergelut di beberapa liga divisi bawah Italia sepanjang hidup remajanya serta pada umur 20-an. Sehabis pernah bela team Serie A Brescia, ia kembali lagi Serie B bersama-sama Palermo pada umur 26 tahun.

Mendadak profesinya melesat dengan cetak 30 gol di Serie B serta mendukung Palermo promo. Toni lantas mendonasikan 20 gol buat Il Rosanero di Serie A, hingga finish di posisi ke enam Serie A dan mencatatkan dirinya menjadi salah satu dari 7 pesepak bola top yang bersinar di usia Tua.

Luca Toni lantas dipindah oleh Fiorentina. Pada umur 28 tahun, ia cetak 31 gol di Serie A musim 2005-2006. Pada musim panas tahun itu Luca Toni cetak 2 gol di Piala Dunia yang dimenangkan Italia. Satu tahun berlalu ia pindah ke Bayern Munchen.

Sehabis cetak 24 gol pada musim kiprahnya, Toni direcoki luka. Waktu itu ia telah masuk umur 30 tahun. Sang pemain terlihat mulai turun. Akan tetapi, sehabis pindah ke Verona pada 2013, ia kembali lagi berkibar pada dua msuim seterusnya.

Luca Toni tercatata mengukir 22 gol pada musim 2014-2015 pada umur 38 tahun.

1. Jamie Vardy

7 Pesepak Bola Top yang Telat Bersinar, Baru Moncer saat Menua (7)

Jamie Vardy lahir pada 1987, serta meskipun bermain buat Sheffield Wednesday waktu belia, ia dilepaskan ke club nonliga Stocksbridge Park Steels pada umur 16 tahun.

Vardy baru gabung club profesional pada umur 23 tahun, yakni Halifax Town. Pada umur 25 tahun (2012), Vardy masih bermain di kejuaraan nonliga buat Fleetwood Town.

Nasibnya berganti sehabis geser ke Leicester pada musim panas 2012, yang waktu itu bermain di Divisi Championship. Sehabis dua musim di Championship, ia selanjutnya mengecap Premier League bersama-sama Leicester pada umur 27 tahun.

Sejak mulai itu, bekasnya merupakan riwayat. Dia bisa menyuguhkan perform bersinar pada umur 20-an akhir serta awal 30-am. Sehabis unjuk gigi pada musim 2014-2015, ia semakin bercahaya pada musim seterusnya, dengan mengantarkan Leicester memenangkan Premier League. Waktu itu, Vardy cetak 24 gol.

Vardy pun menyatakan tidak sekedar jadi bintang semusim. Ia masih berkelanjutan jadi mesin pencetak gol untuk Leicester serta Tim nasional Inggris sampai hendak memutuskan pensiun dari sepak bola internasional pada Agustus 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *